Barangkali banyak dari Anda yang mendengar istilah NUP setiap melihat promo penjualan rumah dari developer. NUP atau Nomor Urut Pemesanan ini semacam tanda masuk prioritas bagi calon pembeli unit dari properti yang dijual untuk mendapatan harga yang spesial. Developer memang menggunakan strategi ini untuk memberi keistimewaan ke calon pembeli.

Dengan menggunakan sistem NUP ini sebenarnya pihak developer ingin mengetahui bagaimana kondisi pasar. Mereka akan mengetahui respon pasar atas proyek perumahan yang sedang dibangun, apabila pasokan unit tidak sebanyak permintaan tentu kedepannya akan menghambat pembangunan proyek tersebut. Demikian juga bila permintaan sedikit, tentu akan ada langkah-langkah strategis pemasaran yang harus segera disesuaikan.

Nomor Urut Pemesanan ini sendiri biasanya dikeluarkan oleh developer sebelum dilakukan launching untuk unit yang akan dibangun. Harga NUP yang ditetapkan oleh masing-masing developer ini tentunya berbeda-beda, ada yang Rp 5 juta ada yang Rp 10 Juta. Sementara untuk rumah mewah bisa mencapai Rp 25 juta. Biasanya setelah calon pembeli memberikan uang tanda minat ini atau sudah mendapatkan NUP maka mereka harus ikut serta dalam acara pilih unit yang digelar developer. Dalam event tersebut, pemiliki NUP akan mendapat giliran masing-masing untuk dapat memilih unit yang ingin dibeli. Dalam suasana pandemi seperti sekarang ini sejumlah developer ada yang mengadakan pemilihan unit secara virtual, kalaupun menggelar acara tatap muka biasanya dilakukan pembatasan dan sesuai dengan aturan dari Satgas Covid-19.

Dalam pemilihan unit ini, pemegang NUP bisa saja membatalkan membeli unit yang diinginkan, dan biasanya ada pengembalian uang pembelian NUP yang segera diproses. Ada pula sejumlah developer yang memiliki aturan tentang uang NUP ini tidak dapat dikembalikan meskipun ada pembatalan pembelian. Hal inilah yang harus Anda cari tahu dengan detail dari pihak penjual, apabila Anda membeli lewat kantor broker atau langsung melalui pihak developer.

Untuk Anda yang tergesa-gesa ingin menghuni rumah tersebut memang tidak sesuai, karena biasanya pembangunan bari dilakukan 1 tahun kemudian. Properti yang dipasarkan ini juga belum ada unit rumahnya, jadi masih berupa gambar desain. Pemerintah sendiri belum membuat peraturan mengenai NUP ini, sehingga dari sisi perlindungan konsumen sangat lemah apabila ada kecurangan dari developer sehingga menimbulkan kerugian pada pihak konsumen.

Temukan berbagai properti yang menjadi idaman Anda, hubungi Property Consultant Galaxy untuk informasi lebih lanjut. Telepon 081 233 718 719 atau hubungi kantor Galaxy terdekat.

Article Terbaru

Sejumlah Alasan Pilih Perumahan One Gate System

Last updated October 22, 2021

Jual Beli Sewa Properti Lebih Mudah Dengan Galaxy App

Last updated October 18, 2021

Lolos KPR, Dapatkan Rumah Impianmu

Last updated October 18, 2021

Arah Hadap Rumah Harus Secerah Masa Depanmu

Last updated October 13, 2021