CEK REPUTASI DEVELOPER ADALAH KEHARUSAN
14 September 2020

Reputasi developer (pengembang) saat Anda membeli rumah harus ditelusuri dengan baik. Agar hati Anda tenang cek reputasi developer adalah keharusan. Anda harus mengetahui bahwa developer tersebut kredibel dan berkualitas. Ada sejumlah kasus yang sering kita baca di media massa, bahwa saat konsumen sudah menempati rumahnya ternyata fasilitas bahkan sampai sertifikat tidak sesuai seperti janji di awal. Hal ini dapat terjadi ketika awal pembelian, konsumen begitu tergiur dengan penawaran dan promosi yang menarik dari developer.

Sangatlah penting untuk melakukan riset yang dalam soal profil developer, mulai dari proyek yang pernah dikerjakan, apakah mereka menyelesaikan pembangunan tepat waktu? apakah ada proyek sebelumnya sudah serah terima sertifikat? dan lain sebagainya. 

Anda juga dapat memeriksa visi dari developer, karena developer yang baik tentunya memiliki visi yang jelas. Mereka membangun proyek perumahan dengan standar dan ada sejumlah fasilitas umum mulai taman, jogging track, atau kolam renang. Bahkan ada sejumlah pengembang yang juga memikirkan konsep perumahannya lebih mendalam. Ada lokasi komersial dan pusat bisnis di areal perumahan yan di bangun. Tentu ini semakin memberi keuntungan untuk penghuninya karena nilai properti di lokasi tersebut pasti akan semakin tinggi kedepannya.

Selain itu pastikan Anda tahu kapan proyek pembangunan akan selesai. Perusahaan pengembang yang kredibel pastilah memiliki tanggal kalender konstruksi yang jelas. Mereka juga sudah memperhitungkan dana yang harus disiapkan untuk menyelesaikan proyek dalam beberapa tahun kedepan.

Sebagai konsumen yang cerdas, Anda harus mengetahui track record developer pada proyek-proyek yang sudah pernah diselesaikannya. Untuk itu Anda bisa mendapatkannya dari membaca review orang, karena opini publik ini menjadi cara ideal untuk menilai sebaik apa hasil kerja developer. Bisa juga Anda mengecek website developer, lalu riset proyek yang ada di website dengan membandingkannya ke berbagai sumber. Mulai dari opini pemiliki rumah yang ada di sosial media atau bisa membaca dari sejumlah pemberitaan di media massa.

Harus dipahami pula bahwa konsumen dapat meminta dokumen perizinan kepada pengembang. Minimal pengembang dapat menunjukkan bahwa perusahaannya memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Karena biasanya pengembang baru memasarkan rumah setelah izin-izin yang dikantonginya terbit semua.  Namun ada juga pengembang yang sudah memasarkan rumah dengan sistem pra penjualan resmi (presale) sebelum pihaknya mendapatkan izin resmi.  Cara seperti itu lumrah saja karena developer pastilah butuh arus kas untuk pengembangan proyeknya. Akan tetapi pastikan sekali lagi rekam jejak developer memang benar-benar kredibel. 

Sekali lagi pengembang yang baik tidak hanya membangun properti namun juga meningkatkan harga jual beserta prospek investasi di masa depan. Jadi bijaklah dalam memilih pengembang untuk rumah yang akan Anda beli.

Latest News