HUNIAN BERKONSEP TOD (TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT)
26 October 2020

TOD atau Transit Oriented Development adalah kawasan yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal seperti BRT (Bus Rapid Transit), MRT (Mass Rapid Transit), dan LRT (Light Rail Transit/Kereta Api). Kawasan dengan konsep TOD memiliki banyak fungsi didalamnya mulai kawasan bisnis, perkantoran dengan fasilitas umum dan fasilitas sosial dan kesemuanya itu tersambung dengan transportasi umum. Aktivitas ataupun kebutuhan sehari-hari bisa dilakukan di TOD tanpa perlu ke kawasan lain, karena memang konsep TOD adalah mengurangi jumlah perjalanan dan mobilitas kendaraan pribadi. Anda tidak perlu lagi membuang waktu di jalan karena transportasi massal membantu perjalanan lebih singkat. Waktu Anda tidak terbuang apalagi waktu dengan keluarga, sekaligus produktivitas akan semakin meningkat karena waktu untuk beristirahat dan rutinitas semakin banyak. Pada kawasan TOD sudah tersedia pula jalur untuk pejalan kaki dan pesepeda. Indikator dari keberhasilan konsep TOD adalah berkurangnya jumlah kendaraan yang parkir di fasilitas publik serta lalu lintas yang makin lancar.

Hunian berkonsep TOD yang terintegrasi dengan transportasi masal akan mengurangi jumlah kendaraan pribadi. Secara anggaran Anda bisa lebih berhemat karena biaya transportasi pastilah berkurang mulai dari uang bensin sampai ongkos transportasi. Karena mobilitas yang semakin mudah, waktu yang ditempuh akan menjadi semakin singkat dan lebih efisien dalam jarak. Tingkat stress juga akan berkurang karena area komersil dan fasilitas umum sudah terintegrasi sehingga memudahkan penghuninya beraktivitas setiap hari. Penggunaan kendaraan pribadi yang makin berkurang tentu akan membuat gas emisi kendaraan juga berkurang, dengan demikian kualitas udara akan semakin baik.

Hunian yang dekat dengan sarana transportasi seperti MRT atau LRT akan terus meningkat harganya, biasanya kenaikan sekitar 15-20%. Konsep TOD ini menjadi solusi untuk masalah di kota-kota besar seperti masalah kemacetan. Dengan adanya sistem TOD ini pola pergerakan masyarakat menjadi lebih baik karena aktivitas masyarakat akan terkonsentrasi pada jalur angkutan massal yang dibangun oleh pemerintah. Diharapkan juga akan semakin banyak lahan-lahan kota yang bisa dijadikan ruang terbuka publik dan ruang terbuka hijau untuk media interaksi sosial masyarakat di kota besar tersebut. Pengembangan kawasan TOD juga akan menciptakan multiplier effect yang dapat memberi nilai tambah pada nilai lahan, nilai properti, pajak properti, pendapatan masyarakat, dan jumlah kesempatan kerja. 

Latest News