RADICAL SERVICE DALAM INDUSTRI 4.0
22 June 2019

Penulis buku Race Againts The Machine, Erik Brynjolfsson dan Andrew McAfee menyampaikan bahwa akar masalah dari kehidupan manusia sekarang ini bukanlah karena kita dalam Resesi Besar atau Stagnasi Besar, melainkan bahwa kita berada di awal pergolakan dari Restrukturisasi Besar. Teknologi kita terus berpacu ke depan, tetapi ketrampilan dan organisasi umat manusia masih tertinggal. Perkembangan teknologi ini turut pula mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir manusia untuk beraktivitas. Industri 4.0 tidak hanya mempengaruhi gaya hidup, tapi juga berpengaruh ke strategi marketing. Lalu bagaimana seharusnya para praktisi marketing termasuk konsultan properti dalam mengubah strategi mereka memasarkan sebuah produk?

Tanadi Santoso seorang pakar motivasi dan branding mengatakan, "saatnya mereka yang bergerak dibidang sales marketing berani melakukan Radical Service, berani menciptakan Marketing Delight, yakni menciptakan kepuasaan yang berlebih untuk customer". Para pelaku marketing yang bisa memberikan service lebih ke customer akan membuat pelanggan ingat terhadap produk lebih lama.

Dalam acara product knowledge pergudangan Panca BizPark di XXI Lounge Ciputra World Surabaya, Tanadi Santoso lebih lanjut mengungkapan, bahwa konsumen yang mendapatkan Radical Service akan menjadi konsumen yang loyal dan bisa jadi akan mempromosikan brand kita tanpa perlu diendorse secara resmi. Sebagai contoh seorang pelayan di sebuah warung di Semarang, yang selalu ingat dengan nama pelanggan, dan menyapa mereka ketika kembali kesana. Pelayan tersebut juga selalu melayani pertanyaan konsumen dengan baik, termasuk membukakan keran air untuk cuci tangan si konsumen, dan segera memberikan bon ketika diminta tanpa perlu menunggu lama. Ketika konsumen menceritakan soal pengalamannya di service berlebihan oleh pelayan warung tersebut ke rekan kerja, mengulang cerita yang sama ke sanak saudara mereka, efeknya bisa jadi luar biasa kan?

Jadi jangan hanya berusaha memenuhi Customer Satisfaction, yang hanya sampai di titik memenuhi ekspektasi pelanggan. Tapi bergeraklah ke titik Customer Delight, maka Anda sedang berusaha memberikan yang lebih, melebihi ekspektasi pelanggan Anda. (AT/2019)




Latest News