Wajib Tahu, Ini Beda Property Consultant dengan Broker Tradisional

Image Wajib Tahu, Ini Beda Property Consultant dengan Broker Tradisional
September 14, 2022

Pasar penjualan properti di Indonesia begitu luas seiring dengan makin banyaknya pembangunan properti. Tidak heran profesi sebagai Property Consultant (Agen / Broker Profesional) makin diminati. Namun diantara sekian banyak agen profesional yang menjual properti ada juga yang namanya broker tradisional (BT). Menurut Erwin Sugianto, Human Capital Director Galaxy Property ada banyak perbedaan yang wajib dipahami antara Property Consultant Galaxy dengan Broker Tradisional. “Pakai jasa Property Consultant Galaxy listingmu bisa eksklusif, ada perjanjian pemasaran tertulis dan kepastian soal komisi”, demikian jelas Erwin.

Selain soal kepastian komisi yang akan diberikan ke agen yang berhasil memasarkan properti, sebagai konsumen kamu juga mendapatkan kepastian harga jual, dan eksposure pemasaran yang luas. Harga jual yang didapat dari tehnik Comparative Market Analysis (CMA) ini membuat kamu mendapatkan harga terbaik. Jangan sampai terlalu tinggi diatas harga pasar atau bahkan terlalu rendah. Ditambahkan oleh Erwin, luasnya jaringan pemasaran Galaxy tidak hanya melalui satu kanal saja, tapi juga melalui sistem pemasaran digital yang mengikuti perkembangan jaman seperti media sosial, dan situs jual beli properti. “Kantor Galaxy kan tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, ini buka peluang jaringan pemasaran yang lebih luas gak hanya di kota tempat properti itu dipasarkan,” tandas Erwin. Dari sisi waktu juga lebih menguntungkan, karena pemilik properti tidak perlu ditelpon terus menerus oleh calon pembeli dan tak perlu luangkan waktu menemani buyer untuk melihat properti. Begitu juga sebaliknya bila kamu adalah konsumen yang mencari properti ada banyak waktu yang bisa dihemat, belum lagi soal keamanan. Seorang property consultant Galaxy tidak akan memasarkan properti yang abal-abal, yang legalitasnya dipertanyakan.

Sementara menggunakan broker tradisional berarti kamu harus siap-siap dengan tidak adanya kepastian besaran komisi. Sering ada kejadian broker tradisional menaikkan seenaknya harga rumah dari harga yang ditetapkan pemilik. Rumah yang dijual pemiliknya biasanya berstatus open listing, kerjasama tidak terikat atau tanpa surat perjanjian. Komisi pun tidak pasti, karena harga jual bisa berbeda dengan kesepakatan diawal. Waktu atau durasi memasarkan juga tidak pasti, demikian pula dengan ekpos pemasarannya. Ketika ada konflik, bantuan hukum tidak ada karena broker tradisional berdiri sendiri tidak dalam naungan Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI).

Jadi segera temukan properti idamanmu baik rumah, apartemen yang baru diluncurkan developer atau produk secondary dipasaran. Semua bisa kamu dapatkan melalui Galaxy bagi yang ingin keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Hubungi segera Property Consultant Galaxy, atau hubungi kantor Galaxy terdekat. (AT/2022).